Kamis, 22 Agustus 2013

User Manual Billing Warnet Hotspot Mikrotik Versi 2.20

User Manual Billing Mikrotik Versi 2.20
Team Dokumentasi:  www.billingmikrotik.com Update 22/08/2013

Umum

Selamat anda telah memilih billing yang cocok untuk kebutuhan warnet, hotspot, game online, rental, playstation, dan RT/RW net. Billing ini dibuat karena kebutuhan pasar yang menginginkan billing yang terintegrasi tapi tetap simple, sederhana dan ringan namun memiki fasilitas lengkap dan tidak kalah dengan billing terbaik yang sudah ada dipasaran.
Billing All in One, satu satunya billing di Indonesia dan juga di Dunia yang menggabungkan 4 Fitur utama yaitu  Billing Warnet, Fitur Hotspot, Fitur Pemutus Billing Arus Listrik,  dan Fitur KasirDengan demikian cukup satu Investasi untuk seluruh kebutuhan bisnis anda.

Bisa Bekarja Tanpa Mikrotik

Meski namanya billing mikrotik, billing ini bisa bekerja tanpa mikrotik seperti billing lain pada umumnya. Jika tanpa mikrotik maka fungsi Hotspot saja yang tidak bisa digunakan, Sedang fitur Warnet, Billing PS dan Kasir tetap jalan.

Installasi Hardware

Sebelum menjalankan software tentu yang juga penting adah installasi hardware, dalam hal ini yang sudah dipaket billing mikrotik yaitu RouterBoard 750 (RB 750) atau RouterBoard 951-2n (RB 951-2n) . Secara default, hardware sudah disetting  khusus untuk billing mikrotik. Berikut adalah gambaran topolagi jaringan hardware:
topologi-billing-mikrotik.jpg
Yang perlu diperhatikan adalah IP defalt yang sudah diseting untuk billing mikrotik
Ether1 : IP akan didapat secara otomatis dari HDCP Server / Modem Speedy dll.
Ether2 : Cadangan (kosong)
Ether3 : 192.168.3.1/24 (Fixed atau DHCP untuk Warnet / Game tanpa Login Pagi)
Ether4 : 192.168.4.1/24 (DHCP Hotspot Server 1, disambungkan ke Warnet Hotspot)
Ether5 : 192.168.5.1/24 (DHCP Hotspot Server 2, Disambungkan ke Akses Point Hotspot )

Hardware Paket Profesional

Hardware paket Profesional terdiri dari software dan Hardware Mikrotik RouterBoard 750 (RB 750) dan Mikrotik RouterBoard 951-2n (RB 951-2n).
Letak Perbedaan adalah: RB 750 tidak ada Radio / Akses Point didalamnya, RB 951-2n ada Radio Akses Point / Wifi didalamnya.  Sehingga untuk paket RB 951-2n tidak membutuhkan lagi Akses Point, terutama untuk kebutuhan Indoor (dengan jangkaluan radius terbuka 50m). Akan tetapi jika membutuhkan jarak yang lebih jauh diatas 50m dibutuhkan Akses Point OutDoor.

Cara Installasi Software Server Billing Mikrotik

Cara Install billing mikrotik sangat sederhana, setelah berhasil mendownload serversetup.exe maka jalankan program tersebut pada Windows XP, NT, Win 7, Win 8.
Cara Installasi billing mikrotik sangat mudah dan cepat, serta ukuran file setup pun relatif  kecil : Billing Server 2Mb dan billing client 700k.
Jika menggunakan Windows Vista, nonaktifkan fitur UAC (Control Panel>User Accounts and Family Safety>User Accounts>Turn User Account Control On or Off)
Jika menggunakan Windows 7 atau Windows  8, setting fitur UAC (Control Panel>User Accounts and Family Safety>User Accounts>Change User Account Control Settings=Never Notify), lalu restart komputer.

 
Tekan Tombol [Next] dan ikuti proses selanjutnya sampai selesai dan jalankan.

Menjalankan Program Billing Mikrotik Pertama Kali

Jika anda membeli Paket Billing Mikrotik dengan Hardwarenya (misal RouterBoard Rb750), Instalasi billing mikrotik sangat serderhana. Karena sudah diseting dan disesuaikan. Sehingga tanpa melakukan perubahan apapun billing langsung jalan dengan baik.  Keuntungan pembelian paket adalah sudah ada contoh seting profil, tarip, bandwidth limit dan contoh member/voucher dengan berbagai alternatif.

1.       Jalankan serversetup.exe, sampai selesai, kemudian jika minta password dalam proses instalasi isikan pasword = billingmikrotik
2.       Kemudian pilih Centang Run maka akan muncul tampilan seperti gambar berikut ini.

Gambar 1.1. Tampilan billing mikrotik pertama kali.
Agar bisa terkoneksi ke mikrotik maka langkah berikutnya adalah melakukan login ke sistem mikrotik.
1.       Pilih menu File->Login ke Server, atau tekan tombol  maka akan muncul tampilan seperti berikut ini.

2.       
3.       Isikan IP Server Mikrotik misalnya 192.168.2.1 (tergantung dari IP server mikrotik yang anda miliki).
Isikan User name = admin, password = kosong (jika baru pertama kali install mikrotik sendiri, untuk kemananan segera ganti pasword kosong / tanpa password dengan yang lebih aman).
4.       Tekan tombol login.
Pada posisi ini, jika anda membeli billing mikrotik bersama hardware nya. Maka dijamin bisa konek defaultnya untuk user = admin dan paswordnya = tanpa password (kosong).
Kembali ke billing mikrotik, login dengan user dan password yang benar, jika berhasil maka akan muncul tampilan sebagai beikut.
Ini menunjukkan billing suudah terkoneksi dengan baik.
Perhatikan Judul, Server Billing 2.01 forMikrotik RB411  (mipsbe) ROS Ver 5.22. Dan perhatikan tombol tombol yang sebelumnya tidak ada sekarang muncul semua.
Alhamdulillah berarti billing mikrotik sudah bisa terkoneksi dengan Server Mikrotik dan berjalan dengan baik.


Jika Anda Sudah memiliki Mikrotik OS Level 4 ke atas dan ingin membeli hanya software billing mikrotik saja

Persyaratan Minimum

Syarat Agar biling mikrotik bekerja dengan baik (terutama yang beli billing mikrotik tanpa hardware dari kami) :
1.       Bekerja pada mikrotik Versi 5.10, ke atas, Jika masih versi 4. Atau versi 3. Atau versi 5.6 maka sebaiknya diupgrade.
2.       Untuk meyakinkan bahwa Mikrotik API (Aplication Program Interface) Masuk winbox, kemudian Pilih menu IP->Services Aktifkan (hilangkan tanda x) di daftar dengan Name = api. Port 8728  Seperti gambar berikut:

3.       Sudah terinstall Package User Manager. Untuk menyakinkan bahwa paket User manager sudah terinstall, bisa dilihat dari winbox. System->Packages.


Jika persyaratan di atas sudah terpenuhi.
1.       Jalankan serversetup.exe, sampai billing bisa berjalan.
2.       Masuk ke server mikrotik degan login dan password yang sudah anda seting sendiri. Sampai berhasil masuk billing mikrotik.
3.       Jika Hotspot sudah pernah berjalan, maka tidak perlu ada seting apa apa di mikrotik.
4.       Jika hotspot belum pernah jalan maka lakukan proses sbb:

1.       Pilih menu Tools->Add Radius
2.       Pilih menu Tools->Add Router User Manager
3.       Pilih menu Tool->Set Network Time Protocol (NT) (jika jam server mikrotik masih 01/01/1970).

Cara Seting Tarip dan Membuat User Baru

Seting Tarip di billing mikrotik sangatlah sederhana dan mudah. Ada 3 langkah yang harus disiapkan jika pertama kali anda ingin melakukan setting tarip:
1.       Langkah pertama membuat Limitasi / Limit User.
2.       Langkah kedua membuat Profil user,
3.       Langkah ketiga baru membuat user / voucher baru dengan kriteria sesuai profile dan limit yang baru saja kita buat.
Akan tetapi jika Limit dan Profile sudah sesuai dengan yang sudah disediakan oleh billingmikrotik.com, maka langkahnya tinggal nomor 3. Saja yaitu membuat Voucer / Member / User.
Membuat Limit User (User Limitation).
1.       Masuk tombol [Limit User]  maka akan muncul tampilan sebagai berikut:
Limit user adalah limit atau batasan akses user meliputi Limit Waktu (uptime-limit), Limit Hari (Day Limit) dan limit Jam (Time Limit), limit upload / download dan Limit Bandwidth.
Untuk lebih jelasnya tekan tombol  maka akan tampil tampilan sbb:
Jika sudah kita isi misal Limit bandwidth untuk voucher yang hanya dibatasi bandwidth nya 128k = 12800bit. = Limit 1 bulan 128Kb, lama akses 1 bukan = 4w2h (4 minggu 2 hari = 30 hari = 1 bulan)
Setelah selesai tekan tombol [Ok] maka akan muncul kotak dialog limit seperti:

Untuk tahap awal belum dijelaskan lebih jauh, asal bisa membuat batasan waktu pemakaian saja (limit uptime). Maka:
Jika anda ingin user / voucher hanya bisa diakses selama 2 jam. Isikan :
Limit uptime = 02:00:00 atau bisa anda ketikkan 02h saja.
Untuk bisa akses selama 1 minggu isikan:
Limit uptime = 1w
Untuk bisa akses 1 bulan (30 hari) , maka lakukan:
Limit uptime = 4w2h (4 x 7 = 28 + 2 hari = 30 hari).
Kalau sudah diisi jangan lupa tekan tombol [Simpan].

Membuat Profile di menu Setup

Agar bisa membuat voucher maka pertama kali yang harus dibuat adalah profile dari voucher / member.
Contoh:
Voucher 2 Jam Rp. 5000 masa berlaku 1 Hari.
Langkah langkahnya:
1.       Tekan Tombol  
2.        Akan muncul Daftar Profile User / Member/ Vocher.
3.        Tekan Dobel Klik pada [Voucher 2 Jam Rp. 5000) untuk mengedit voucher yang sudah ada atau
4.       Tekan tombol  untuk membuat / menambah profile baru.

Isikan seperti gambar kalau sudah tekan tombol [Simpan]. Kemudian coba keluar, jika penyimpanan berhasil maka akan muncul daftar profil yang pernah dibuat sbb:
1.       Isikan Masa berlaku 1d atau 1d00:00:00 atau 24:00:00
2.       Tambahkan Limit (batasan) untuk uptime / selama / waktu yang bisa digunakan 2 Jam.
3.       Untuk uptime ini sudah kita set sebelumnya, sehingga kita tidak perlu mengisi lagi,  tinggal tekan tombol [Tambah Limit] maka akan muncul list limit sbb:
4.       Kita bisa melimit hari apa saja paket itu bisa digunakan, defautnya semua hari,
5.       Terus kita bisa mengisi limit jam berapa s/d jam berapa waktu penggunakan paket itu, defautnya 24 jam atau dari 00:00:00 s/d 23:59:59


Perhatikan jika anda memberli Paket Billing Mikrotik + Hardware, maka ada dua contoh Limit User. Limit user adalah sbb:

Membuat User / Voucher / Member

Setelah langkah membuat profil dan Limitnya, maka langkah berikutnya adalah membuat user atau voucher atau member.

Membuat Voucher Bayar Depan (Prepaid Voucher / Prabayar)


Misalkan kita membuat voucher baru dengan nama voucher = v2001 untuk paket 2 Jam 5000, maka lakukan sbb:
1.       Tekan tombol  maka akan muncul daftar user / voucher / member yang sudah dibuat.
2.       Tekan tombol [Tambah] untuk membuat voucher baru, isikan
3.       Nama user = v2001,  pasword = 123,
4.       Pilih profile/paket sesuai yang disyaratkan dalam hal ini : <Voucher 2 Jam Rp. 5000) dari dartar yang sudah dibuat sebelumnya.
5.       Kalau sudah tekan tombol [Perdana], artinya baru dibuat pertama kali, jika sudah pernah dibuat dan ingin mengisi ulang (refill) maka tekan tombol [Refill].  Hasilnya seperti gambar sbb:


Membuat Voucher Bayar Belakang (Pospaid Voucher / Paska bayaar)


Sengan cara yang sama kita bisa membuat voucher bayar belakang, dengan cara mencetang tobmol Bayar Belakang.
Dalam contoh ini kita ingin membuat voucher bayar belakang untuk 1 Bulan Pemakaian.
1.       Pertama yang harus dibuat adalah Profil Paska bayar 1 bulan, dengan mencentang [Paska bayar] seperti gambar:



2.       Langkah berikutnya membuat paket Voucher dalam hal ini nama user = PRA001 sbb:


Test User Hotspot, Apa Sudah Berjalan

 Tahap yang paling menentukan adalah, apakah user / voucher yang kita buat sudah berjalan / bisa dipakai ketika login page nuncul.
Hidupkan Notebook, pilih koneksi yang terhubung dengan hotspot, dalam contoh ini menggunakan AP bawaan mikrotik.
Jalankan browser (Firefox, Crome, MSIE, dll), panggil salah satu situs misalkan www.billingmikrotik.com, jika hotspot hotspot sudah siap maka akan muncul login page default sbb:

Isikan User dan password yang baru saja kita buat dalam hal ini user PRA001, dan password = 123. Jika berhasil maka akan muncul counter waktu dan pemakaian bandwidth seperti gambar berikut:
Jika ini terjadi maka berarti tugas anda sudah selesai dengan baik untuk menjalankan Hotspot dan billing mikrotik dengan client menggunakan login page.

Installasi Billing Mikrotik Client mode Desktop

Setelah download anda akan mendapatkan file clientsetup.exe (ukuran hanya 750kb), jalankan akan muncul:
 
Teruskan tekan menekan tombol [Next] sampai billing client terinstall dan siap dijalankan. Nama file exe hasil installasi adalah svchost.exe.
Catatan:
Billing client kadang terdeteksi virus karena didalamnya ada rutin untuk mematikan fungsi Alt-TAB, Alt-F4, Shutdown, Restart dll. Untuk itu matikan dulu antivirus atau di Allow agar nantinya bukan dianggap virus lagi.
Billing Mikrotik menyediakan desktop yang bisa menutup layar, ini cocok untuk dipasang di Client / station PC warnet / Game Online / Lap Komputer / Laboratorium INTERNET.

Jika Billing Client sudah di install di PC client, maka akan muncul tampilan penuh yang menutup layar sebagai berikut:

Koneksi billing Client dengan Server

Jika server tidak ditemukan kita bisa melakukan koneksi manual dengan server dengan:
  1.  menekan tombol Alt+Q, maka User Id, akan berubah nama menjadi Operator.
  2. Lakukan dobel klik pada label Operator, maka akan muncul:
  3. Isikan IP server yang sesuai kemudian tekan <Connect>
  4. Jika berhasil maka pada status bar akan muncul tulisan Connected

Keluar dari Billing Client, dalam kondisi Not Connected

Jika belum diganti (defauIt) maka isikan user = billing, password = mikrotik, maka akan keluar (tanpa billing).
Jika sudah diganti, gunakan user dan password sesuai penggantinya.
ika masih belum berhasil, hubungi YM support billingmikrotik@yahoo.com

Mengganti Background Client

Mengganti background client ada 2 caraPertama mengganti dari server, yang ke 2 mengganti dari client. Untuk mengganti dari server:
  1.  tinggal pilih gambar logo sebelah kanan, kemudian dobel klik.
  2. Pilih file jpg, bmp, yang diinginkan kemudian, Pilih <Open>.
  3. Otomasi client akan mengupdate.
Untuk Mengganti dari client, maka tinggal mengganti/mereplace file background.jpg dengan gambar baru yang diinginkan. Dilokasi folder = folder billing client (nama file defaultnya svchost.exe)




Upload / Download Login Page

Fungsi Upload / Download ada di Tab Menu [File Manager].
Kelebihan billing mikrotik adalah kemampuan untuk upload dan download login page. Sebenarnya bukan hanya login page yang bisa di upload / download. Data backup dari mikrotik juga bisa di download atau di upload. Dengan fitur ini kita sudah tidak membutuhkan program FTP (File tranfer Protocol) lagi.
Sebelah kiri adalah (Lokal) adalah lokasi folder / direktory PC kita.
1.       Jika foder / file lokal/sumber belum tampil tekan tombol <Brow>,
2.       Jika ada di subfolder tinggil klik posisi folder yang mau di upload.

Sebelah kanan adalah lokasi folder / file mikrotik (Remote), secara defaut berada di /hotspot.
1.       Jika belum tampil tekan juga <brow> pada posisi Remote.
2.       Jika berada pada folder lain (Misalnya /hotspot2) maka langkahnya adalah :
Pilih  root atau tanda  / , kemudian tekan tombol <Brow>, maka akan ada daftar subfolder seperti

3.       Untuk memilih folder /hotspot2 tinggal klik posisi hotspot2.
Maka pada bagian daftar file akan ditampilkan semua file/folder yang ada dibawah subfolder /hotspot2


Uuntuk Upload Folder / File Login Page

1.       Klik salah satu  daftar file sebelah kiri,
2.       Klik kanan mouse, maka akan keluar daftar menu seperti:
Penjelasan:
[Upload File Terpilih] : Untuk mengupload 1 File saja yang terpilih / tersorot biru.
[Buat Folder Baru]:  Untuk membuat folder / direktory baru pada PC Lokal.
[Hapus File / Folder]: Untuk menghapus file atau folder terpilih.
[Upload Semua]: Untuk mengupload semua / seluruh File / Folder dan yang berada di subfolder, ke server mikrotik.
Jika File sudah ada, maka secara otomatis File akan ditimpa / ditumpuk.

Download File / Folder / Login Page

Demikian juga, kita bisa melakukan download seluruh folder / file pada server mikrotik (Remote), ke lokasi sebelah kiri / Lokal / PC lokal.
Caranya hampir sama dengan kita kita upload, yaitu dengan cara klik Posisi daftar file Remote, dan kemudian klik Kanan: maka akan muncul tampilan sebagai berikut:
Penjelasan:
[Download File Terpilih] : Untuk men download  1 File saja yang terpilih / tersorot biru.
[Buat Folder Baru]:  Untuk membuat folder / direktory baru pada Server Mikrotik (Remote).
[Hapus File / Folder]: Untuk menghapus file atau folder terpilih di Mikrotik.
[Upload Semua]: Untuk men-download semua / seluruh File / Folder dan yang berada di subfolder mikrotik ke PC Local.

Fasilitas Billing Warnet

 Kelebihan billing mikrotik ini adalah  selaian kelebihan difasilitas hotspot juga adanya fasilitas untuk billing Warnet, Billing Game  dimana Server dan Klient bisa saling komunikasi layaknya billing warnet. Adapun fitur itu adalah:
  1. Start Akses dari Server, ketika start kita bisa memilih sistem bayar depan atau sistem bayar belakang.
  2.  Stop billing dari Server. Dengan perintah ini maka Station / PC / Client yang distop akan menutup layar secara penuh dan menutup Akses Internet.
  3. Menambahkan Station dari server sebanyak PC yang di inginkan. Batasannya adalah Level dari mikrotik. Mikrotik Level 4  = 200 Client, Level 5 = 500 dan level 6 = Unlimited.

Menu ini dipanggil dengan menekan tombol [Station]  pada daftar menu.
  1. Untuk menambah Station cukup menekan tombol [Tambah], jika tombol ini ditekan akan muncul tampilan sebagai berikut:
  2.  
  3. Tinggal isikan nam PC nya, misal PC-01, Client-01, WS-01 dst. Jika sudah setujuk tekan tombol [OK], maka segera tampil daftar station yang baru saja dibuat.
  4. Untuk merubah Station / Nama User dan Profile User Station (Group Rate), maka pilih PC dari daftar Station , kemudian  tekan tombol [Edit]. Segera muncul tampilan sbb:
  5. Anda bisa menambahkan Password User, kemudian mengganti Profile /Paket / Group Rate, Mengganti nama Station, mengisi IP Address dan MAC, jika ingin user ini hanya bisa dijalankan di PC dengan MAC dan IP Tertentu saja.
  6. Limit Waktu, adalah lama waktu station diakses, ini bisa untuk bayar depan dan bayar belakang.
  7. Jika lama waktu diisi 00:00:00  maka dianggap akses Unlimited User.
  8. Kalau semua data lengkap, sudah sesuai harapan tekan Tombol [Simpan] atau jika ingin membatalkan tekan tombol [X].
  9. Jika ingin menghapus Workstation / Client / Station tinggal tekan tombol [Hapus].

Mengaktifkan, Koneksi setelah Stop

Untuk PC / notebook yang dibuat stop kemudian terputus, maka user tidak bisa masuk lagi kecuali diaktifkan oleh operator.
  1. Pilih station yang ingin diaktifkan.
  2. Tekan tombol <Aktifkan>
  3. Maka PC station tersebut bisa digunakan lagi.

Fasilitas Billing Playstion / Billing PS2 / Billing PS3 atau Billing Bilyard

Satu yang tidak dimiliki billing lain adalah fasilitas untuk Billing pemutus arus seperti Billing PS, Billing Bilyar dan billing Mainan apa saja yang fungsinya memutus Arus Listrik. Jadi tidak hanya PS yang bisa menggunakan billing ini  seperti : Alat Pijat, Mesin Cuci, Mainan yang butuh Listrik. Dll.
Untuk Itu butuh Tambahan Alat / Hardware agar fasilitas ini bisa berjalan.

Agar Billing bisa berjalan dengan Billing PS.
  1. Pastikan di Komputer anda sudah terpasang / Terinstall Serial Port (COM1, COM2, dst), untuk meyakinkan bahwa PC / Notebook anda fasilitas ini silahkan dilihat secara Fisik.
  2. Secara Software, untuk Windows 7, bisa dilihat di Manager Alat (Device Manager). Pilih Start->Control Panel->Hardware and Sound->Device Manager.  Atau Klik kanan pada posisi Computer, kemudian pilih Properties, Pilih Device Manager.
  3. Kalau terlihat kurang lebih seperti gambar itu berarti Serial Port sudah terinstall di PC anda.
Bagaimana Jika PC / Notebook saya tidak memiliki Serial Port (COM PORT), maka anda harus membeli alat namana USB-to-Serial yang bentuknya seperti gambar berikut ini:
Harganya USB-to-Serial berkisar antara Rp. 100rb s/d Rp. 300rb. Makin mahal tentunya makin baik (stabil / tidak panas). Ketika beli mohon dicek ulang apa sudah tersedia Driver / CD.

Cara Menggunakan Billing PS di Billing Mikrotik.

Setelah COM Port (Serial Port) sudah terpasang, maka ada beberapa persyaratan agar Billing PS berjalan dengan baik.
Setelah itu Port harus disetup dulu agar bisa tesambung dengan Mesin PS. Yaitu dengan masuk menu File->Seting Port Billing PS.
Maka secara otomatis Billing mendeteksi keberadaan Portnya. Tinggal pilih Port yang sesuai, kemudian tekan tombol [Simpan].

Menambah Station PS baru

Buat Station / Workstion di menu [Station] dengan nama khusus dalam hal ini Karakter pertama harus menggandung kata PS.
Contoh pemberian yang benar:
 PS-01, PS-5, PS-Station-01, PS-Client-01, PS-WS01.
Menambah PS masal, kita bisa menambahkan PS dalam jumlah banyak misalkan membuat 10 PS mulai dari PS01, PS02 dst s/d 10. Maka caranya:
  1. Tekan tombol [Tambah],
  2. Waktu minta Nama Station baru, ketikkan PS=10
  3. Setelah itu tekan Ok atau Yes, maka akan secara otomatis menbuat station sebanyak 10 buat.

Mengoperasikan Billing PS.

Cara mengoperasikan Billing PS, tinggal:
  1.  pilih Station yang sesuai kemudian Tekan tombol [Start] untuk memulai. Maka akan otomatis Listrik Akan menyala, dan hitungan/durasi juga akan berjalan.
  2. Untuk selesasi ada 2 macam, Kalau sitem bayar depan makan akan secara otomatis akan menutup sendiri.
  3. Untuk selesai / Stop sistem bayar belakang maka harus dilakukan secara manual dengan menekan tombol [Stop] maka perhitungan akan diakhiri dan total durasi dan biaya akan tampil di Layar sebelah kanan.

Tab Menu Workstation

Menu ini adalah bagian terpenting dari billing mikrotik untuk warnet / ps atau game online, karena dari sini sebenarnya semua perintah bisa dijalankan.


Secara umum ada 2 kelompok menu yang berkaitan dengan [Workstation]
1.       Kelompok menu sebelah kiri berisi <Refresh Station>, <Application Running>, <Screen Capture> dan <Disable Key>
2.       Kelompok menu berupa sederetan tombol bagian bawah, berisi perintah yang sering digunakan oleh billing dalam mengontrol Client. Tombol menu ini dilambangkan dengan Icon dan nama fungsi dibawahnya untuk memudahkan operator menghafal.  Mulai dari Start, Stop, Pause, Refill, Change, dll.

Penjelasan Menu

 Tombol Refresh :

1.1. digunakan untuk merefresh daftar workstation / pc, baik yang aktif dan yang tidak aktif. Tombol ini dilakukan bila terjadi error sehingga durasi tidak bergerak, atau jam tidak berjalan.
1.2.  Menu [App running] atau aplikasi / program client yang sedang berjalan berfungsi untuk melihat, menstop / kill aplikasi yang dijalankan oleh user di PC client.  Untuk menjalakan menu ini caranya:
1.3. Pilih PC Cient yang aktif kemudian tekan tombol [App Running] akan muncul seperti:
1.4. 


Nah terlihat Daftar aplikasi yang sedang berjalan, berisi Windows Class (Win Class), Windows Title (Win Title) dan Aplikasi Exeutable Windows (Win Exe).
Jika ada aplikasi yang mencurigakan kita bisa mematikan dari server (Kill), berdasarkan Class, atau Title atau Exe dengan cara memilih/menyorot salah satu daftar file kemudian tekan salah tombol Kill.

Tombol Screen Capture

Tombol Screen Capture atau tombol untuk menangkap layar di PC / Client agar jika ada yang mencurigakan operator bisa segera tahu, dan mengambil tindakan yang diperlukan. Cara memanggilnya dengan memiilih terlebih dulu PC/Client yang akan di Capture. Baru tekan tombol [Capture]. Jika client aktif hasilnya sepeti contoh berikut ini:


Disable Key

Tombol ini digunakan untuk mematikan, menghidupkan daftar keybord tertentu, misalkan tombol Alt+F4, tombol Ctrl+Alt+Del, tombol Alt-Tab dan tombol lain yang di inginkan. Menu ini berlalu untuk semua PC / Client, Jika diset, maka akan setingan tersebut berlaku untuk seluruh client.
Dengan menekan tombol ini maka akan muncul tampilan daftar key sbb:

Perhatikan gambar di atas. Jika Dicentang, maka key tersebut  menjadi tidak berfungsi alias Disable.
Dalam menu ini juga terdapat setingan lain yaitu:
Saat Billing Stop:
Maka yang bisa dilakukan adalah :
a.       Idle (tidak melakukan aktifitas apapun)
b.      Restart (PC akan restart  setelah waktu stanby
c.       Shutdown (PC akan shutdown / mati setelah waktu standy terlewati)

Tombol  Workstation

Tombol workstation berada di bagian bawah yang berfungsi untuk mengontrol berbagai aktifitas PC/Station atau Workstation.

Tombol  [Start]

Tombol Start digunakan untuk melakukan proses login dari Server / Start Billing / atau proses perhitungan dimulai.  Jika tombol ini dipilih maka aka ada beberapa menu yang penting dalam pengoperasian billing server.

Untuk mengaktifkan tombol ini ada 2 cara yaitu : dengan dobel klik PC / Client yang statusnya “Stop”, atau dengan memilih PC / Client kemudian tekan tombol [Start].

Penjelasan:
Station : lokasi PC / Client yang akan di Start
Nama User         : User/voucher yang akan diaktifkan.
Password            : Password user jika user tersebut sebagai member/voucher.
<Cari>                   : Tombol untuk mencari user yang sudah diisikan,
<Buat baru>       : Untuk membuat user baru dengan nama User dan Pasword
<Pilih>  : Memilih member/voucher dari daftar  yang ada yang sudah dibuat.
Jumlah Refill       : Bersarnya Nilai Refill / Isi ulang untuk member/voucher yang sudah pernah dibuat.
<Refill> : Tombol untuk melakukan isi ulang / Refill pada voucher/member bayar depan sebesar               Rumlah Refill.
                    : Tombol Start, untuk mengeksekusi Member/non member sehingga berubah status dari Stop menjadi Start, dan jika client sudah aktif maka layar di PC client siap digunakan.
Profile/Tarip       : Profile atau Tarip atau Group Rate adalah informasi tarip yang meliputi Nilai Tarip, Tiap, masa berlaku dan Uptime limit (lama akkses).
Jika berupa member bayar depan maka yang berlaku adalah Limit Uptime dan masa berlaku, dan besarnya tarip.
Jika bayar belakang maka yang berlaku adalah Nilai dan Tiap.
Jika profile tidak tersedia / atau mau ganti profile maka tinggal tekan tombol <Pilih> akan muncul daftar profile yang tersedia.
Caranya:
1.       Pilih PC startion yang akan di Start
2.       Pilih member / user / voucher yang ingin diStart.
3.       Tekan tombol Start.
Jika pemakai /user Bukan Member / tidak terdafar maka akan ditampilkan daftar Profile / Paket Tarip. Tinggal pilih paket yang diinginkan maka kemudian tekan tombol Start

Tombol [Stop]

Tombol Stop dialtifkan dengan dua cara, yaitu doblel klik pada posisi PC/Station/Client yang statusnya “Start”, atau dengan cara memilih Station yang statusnya “Start”, kemudian tekan tombol [Stop].
Fungsi tombol ini adalah untuk melakukan Stop/Finish dari Billing Server, atau untuk melakukan Refill/Isi ulang ketika billing masih berjalan.
Tampilan Menu dialog Stop sama dengan dialog Tombol Start, bedanya hanya pada tombonya yang sebelumnya Start menjadi tombol Stop.



Tombol  [Pause]

Digunakan untuk menghentikan sementara, karena alasan tertentu misalkan: Listrik mati, atau internet sedang mati. Jika tombol ini di tekan maka perhitungan / durasi tidak berlajalan dan ditadai dengan symbol Icon menjadi Pause, dan PC menjadi  Hijau.
Untuk menjalankan lagi maka cukup dengan Tekan tombol <Start> pada statation tersebut.

Tombol [Refill]


Tombol Refill pada baris bawah adalah berupa Shutcut Refill yang ada di menu Start dan Stop, jika menu ini dipanggil pada station yang aktif maka akan otomatis melakukan Refill, pada setingan yang sedang digunakan.

Tombol [Change]

 Tombol Change atau  Pindah PC Station fungsinya adalah:
Karena suatu hal user pada , PC / Client bisa dipindah posisinya dari PC satu ke PC /Client yang lainnya. Baik pada posisi PC yang dituju sedang dipakai atau sedang Stop. Kalau sedang dipakai kita namakan Tukar Tempat.
Perintah ini akan memindahkan user/paket/durasi ke tempat PC yang baru.

Pilih daftar dari Workstation, ke daftar Workstation disebelah kanan,
Kalau sudah sesuai tekan Tombol 

Tombol [Cancel]

Tombol ini berfungsi untuk menggagalkan proses yang sedang bejalan (status Start).

Tombol [Lock]

Tombol ini dipakai untuk mengunci (Lock) PC/Client yang sudah berjalan, sehingga semua tombol tidak bisa dipakai.

Tombol [Shutdown]

Tombol Shutdown berfungsi untuk mematikan computer, baik satu satu maupun keseluruhan. Perintah ini hanya perjalan pada kondisi PC billin Stop.

Tombol [Restart]

Untuk merestart PC/Workstation yang sedang aktif (sambung), dengan perintah ini maka PC yang dipilih akan melakukan Restart. Perintah ini sama dengan shutdown hanya restart pada status PC Stop.

Tombol [Logout]

Perintah untuk mengirim pesan logout pada tiap PC/Station (untuk Send) dan pada seliruh PC/Workstation (untuk Send All).

Tombol [Wakup] / Mengidupkan PC.

Perintah ini berfungsi untuk menghidupkan PC yang sudah mati. Perintah WakOn hanya jalan jika Ethernet Card memiliki fasilitas Wake On LAN dan sudah diaktifkan. Untuk mengaktifkan perintah WakeOn LAN bisa dilakukan di Setup Bios PC bersangkutan.

[Add], <Edit>, [Del>


Untuk menambah, mengedit/merubah dan menghapus Station.
Sebenarnya nama PC/Station akan otomatis ditambahkan begitu billing client terkoneksi dengan server. Namaun mungkin kita tidak menghendaki nama station tersebut sehingga perlu dirumbah atau dihapus.
Untuk Billing PS, Billing Billiard
Untuk Billing Playstation dan Billiard tidak membutuhkan PC Client, sehingga perlu ditambahkan secara manual.
Tinggal tekan Add
Isikan Nama Misal PS-01, PS-02, PS03 dst.
Jika ingin memambah dalam jumlah masal lakukan sbb:
Add, kemudian isikan PS-=5 (akan menambah nama PS sebanyak 5, itu PS-01,PS-02, dst).


Manajemen Bandwidth (Bandwidth Manajer)

Fasilitas manajemen bandwidth adalah bagian penting yang dimiliki oleh billing warnet hotspot mikrotik. Karena dengan fasilitas ini kita bisa mengatur besarnya jalur internet yang akan kita berikan ke user yang terhubungkan dengan server mikrotik.

Menambah IP yang dilimit

Misalkan kita ingin melimit IP 192.168.2.20 dengan banwidth upload 256k (256000bit), dan download 512k maka langkahnya adalah:
1, Tekan tombol <Tambah>, Akan muncul tampilan
Berikan nama misalkan BW20, jika sudah, tekan <Ok>, jika tidak jadi tekan <Cancel> maka akan tampil nama tersebut di daftar bandwidth manager list. Dengan nilai yang belum terseting.
Jika ingin menyeting maka lakukan edit bandwidth manager.

Edit / Rubah Bandwidth Manager

Untuk mengedit bandwidth manager lakukan langkah:
  1. Pilih salah satu nama bandwidth di daftar manajemen bandwidth limit.
  2. Tekan tombol <Edit>, makan akan muncul tampilan seperti:
  3. Isikan IP yang akan delimit, dan isikan besarnya bandwidth dalam hal ini 256k dan 512k.
  4. Kalau sudah lengkap tekan <Simpan>.

 

Menampilkan Grafik Pemakaian Internet

Untuk menampilkan grafik pemakaian internet tinggal pilih tab [Analisa Grafik]. Dari sini kita akan disuguhkan grafik banyaknya yang login dan penggunaan banwidth.
 


MAC Blacklist

MAC Blanklist adalah fasilitas untuk membuat daftar hitam (blacklist) berdasarkan MAC.  Jika MAC computer / notebook / HP sudah dimasukkan dalam daftar hitam, maka user tersebut tidak bisa lagi bisa mendapatkan akses internet sampai statusnya dihapus dalam daftar hitam.
Fasilitas ini ada di menu tab [Client Manager]. Seperti:
 

Untuk mempermudah mengingat MAC, untuk user yang sudah online maka tinggal menekan tombol <ARP->MAC> . dan akan muncul dafar MAC, jika ada tinggal dipilih / disorot kemudian tombol <Tambah>.

MAC Whitelist

MAC Whitelist adalah kebalikan dari MAC blanklist. Jika MAC blacklist user tersebut tidak bisa akses ke server billing, maka jika MAC tersebut dimasukkan daftar putih, maka user tersebut bisa dapat akses tanpa melakukan login ke billing hotspot.
Caranya sama dengan MAC blacklist, tinggal tekan tombol <MAC Blanklist> untuk menampilkan dan, tombol <Tambah> untuk menambahkan.

Syslog (System Logging)

Syslog adalah fasilitas untuk mengetahui akses system / acces debugging dari user. Yang dicatat bisa user yang berhasil login ke server maupun yang gagal.
Dalam billing mikrotik ada 3 hal yang dicatat:
  1. Syslog user hotspot
  2. Syslog user manager
  3. Syslog web proxy
Syslog user hotspot akan mencatat seluruh kegiatan baik user manager maupun user hotspot. Kapan login, kapan logout dan kapan user dicatatat aktifitas berkaitan dengan update data user di server.

Sedang syslog web proxy, akan mencatat kegiatan berkaitan dengan akses web, akses ke hosting.


Detail Menu Profile Hotspot Versi 2.20

Menu Profile

Menu Profile atau kalau di Indobilling disebut Group Rate adalah menu untuk membuat profile atau paket tarip. Didalamnya terkandung, Tarip, Tarip Tiap, Batas waktu penggunaan (Expired), dan jumlah pemakai (Share User).
Ketika Tombol Profile ditekan akan muncul daftar Profile yang pernah dibuat sbb:
Jika ingin menambah cukup dengan menekan tombol <Tambah> maka akan muncul kotak dialog yang menanyakan Nama Profile saja. Baru setelah diisi nama akan menampilkan kotak dialog Edit.

Seperti biasanya, untuk merubah atau mengeditnya tinggal dobel klik pada posisi daftar profile maka akan tampil kotak dialog edit / rubah sbb:

Penjelasan:

Nama Profile:

Nama profile atau paket yang ingin dibuat, agar memudahkan hendaknya penamaan memiliki arti yang mudah di pahami : contoh :
Paket 3 Jam harganya 6 ribu: diberi nama              : [Paket 3 Rp. 6000]
Paket Reguler Siang 3000/jam                                    : [Tarip Reguler 3000/jam]
Member Bulanan Rp.50rb limit 256k                        : [Member 1bulan 50rb 256k]

Masa berlaku:

Masa berlaku voucher/member bahasa lainnya Expired day, berfungsi untuk membatasi masa berlaku voucer/member tersebut. Berlaku mulai digunakan sampai batas yang ditentukan cara penulisannya xxwxxdhh:mm:sss contoh:
Masa berlaku 1 jam                                         : 01:00:00
Masa berlalu 1 hari/24jam                            :1d00:00:00 atau 23:59:59 atau 1d saja
Masa berlaku 1 minggu 2 hari                     :1w2d00:00:00 atau 1w2d saja.
Masa berlaku 1 bulan                                     : 4w2d00:00:00 atau 4w2d saja atau 30d saja.
Masa berlaku 1 tahun                                    : 365d atau 52w1d00:00:00 atau 52w1d saja.

Mulai dihitung

Ada 2 pilihan now atau logon, jika now maka begitu dibuat sudah dihitung masa expirednya, tetapi jika logon, maka ketika digunakan baru dihitung masa berlakunya.

Bayar Belakang

Bayar belakang atau paska bayar atau postpaid adalah system tarip dimana cara bayarnya setelah pemakaian.
Jika dicentang maka tarip yang dimaksud adalah bayar belakang. Jika tidak dicentang maka tarip yang dimaksud adalah bayar depan alias prabayar alias prepaid.
Jika checkbox bayar belakang dicentang maka yang tampil adalah
Harga dan Tiap
Isikan harga rupidah di kolom harga dan tarip di kolom tarip contoh:
Tarip  Rp. 3000/jam                         : Harga=3000 Tiap=01:00:00
Tarip  Rp. 1000/15 menit               : Harga=1000 Tiap=00:15:00
Tarip Rp. 100 tiap menit                 : Harga=100 Tiap=00:01:00
Jika checkbox Bayar belakang tidak dicentang, maka yang tampil hanya Harga sedang tiapnya berlalu [Uptime Limit], untuk merubah uptime limit akan kita pelajari di menu  <Limit User>.

Untuk Tarip 3000 selama jam                      : Harga=3000 Uptime limit=03:00:00
Tarip 20ribu selama 1 hari                             : Harga = 20000 Uptime limit = 23:59:59 atau 1d
Tarip 50ribu selama 1 bulan                         : Harga=50000 Uptime limit = 4w2d

Multi Tarip

Multi tarip adalah fasilitas terbaru dari billing mikrotik (versi 2.20 ke atas), dengan fasilitas ini pembuatan tarip jadi sangat fleksibel dan bisa dibuat tarip bertingkat.
Contoh:
Jika tarip bayar belakang ditentukan sbb:
No
Menit ke
Tarip
1.
5
Gratis
2.
15
1000
3.
60
3000
4.
2 jam
5000
5.
>2 jam
2000 tiap 1 jam



Menu User Limit (User Limitation)

User Limit  adalah bagian dari Profile, dimana didalamnya terkandung:
lama pemakaian Pemakaian (uptime limit), Quota Upload/Download, Limit Akses Internet (Bandwidth Limiter).
Jika tambol [User Limit] ini ditekan maka akan muncul daftar User limit yang pernah dibuat, seperti:


Untuk menambah, tinggal tekan tombol <Tambah> maka akan muncul kotak dialog yang menanyakan Nama Limit User.
Aturan penamaan Limit user sebenarnya bebas, hanya saja agar memudahkan identifikasi sebaiknya Limit user diberi nama yang mudah diingan dan memiliki arti: Contoh:

Limit User 3 jam, limit akses 512 kilo bit.                 : Limit 3Jam 512k.
Limit 10 jam quota 1 Giga byte                                   : Limit 2Jam 1G
Unlimited akses, banwidth 256 kilo bit                    : Unlimied 256k
               
Seperti biasanya untuk mengedit/merubah menu Limit User tinggal dobel klik pada posisi Limit User maka akan tampil menu seperti berikut:
 
Penjelasan:

Nama Limit:

Nama limit yang akan digunakan/dipakai oleh Profile.
Operator: Nama operator yang membuat limit.
Limit Download adalah Quota limit yang diberikan untuk download. Contoh:
500M = 500 mega byte. = 500,000,000 byte.
1G          = 1 Giga byte = 1024Mega byte.
Limit Upload, yaitu jumlah kuota upload yang diberikan pada user limit.
10M = 10 Mega byte = 10,000,000 byte
Limit Tranfer adalah Total/gabungan dari Limit Upload dan Limit Download. Contoh:
5G = Artinya Limit Tranfer 5000Mb = 5000,000,000 byte.
Limit Uptime: Limit waktu yang diberikan pada profile user. Limit uptime ini menyatakan lama user mengakses, jika limit ini terlampaui maka billing akan menutup secara otomatis. Limit uptime dipake oleh User bayar depan / Prepaid User atau prabayar.
Penulisannya yang benar adalah sbb:
Limit 1 jam                                          : 01:00:00
Limit 24 Jam                                        : 23:59:59 atau 1d saja (d huruf kecil).
Limit 2 hari 5Jam                               : 2d05:00:00
Limit 1 minggu 3 hari 1 jam           : 1w2d01:00:00
Limit 1 bulan                                       : 4w2d00:00:00 atau 4w2d saja (w dan d huruf  kecil)

Rate Limit, Burst Limit, Burst Treshold, Burst Time, Priority

Pilihan ini mudah digunakan tapi penjelasannya agak rumit. Ini adalah seting untuk Bandwidth Manager / Akses Limit Managemen untuk Mikrotik.
Teori:
Burst adalah fitur optimasi penggunaan bandwidth yang memungkinkan untuk menaikkan bandwidth dari batas maksimum (max limit) yang disediakan berdasar mekanisme antrian (Queue) dalam jangka waktu tertentu (Burst Time)
Untuk jelasnya dan detailnya bisa dilihat di :
Cara pengisian:
Rate Limit : Adalah limit maksimal untuk penggunaan bandwidth.
TX artinya : Download, dalam byte, Kilo bit dan Mega byte.
RX artinya : Upload. dalam byte, Kilo bit dan Mega byte.
Contoh:
Akses Limit 256 kb maka pengisiannya    : 256k,
Akes Limit 1Mb,  maka pengisiannya       : 1M
Anda bisa mengetikkan langsung atau bisa dengan memilih menu Dropdown dari daftar kotak (ListBox).

Demikian semoga untuk tahap awal ini bisa memberi gambaran singkat bagaimana membuat member dengan berbagai batasan dan profil user (group rate).
Salam sukses selalu
YM = billingmikrotik
Simpati =  081331578899 (24 jam Online)
Im3  = 085607676899 (24 Jam online)